Home

Resources

Key Concepts

User Menu

Login Form



Welcome to Balikpapaner's Official Website
Gagal Poin Tur Papua PDF Print E-mail
Written by straga   
Sunday, 23 February 2014 17:52

Persiba gagal mencuri poin dalam lawatannya ke tanah Papua setelah pada pertandingan tadi sore, Persiba harus mengakui keunggulan tuan rumah Perseru Serui dengan skor 3-2. Kekalahan ini membuat Persiba belum bisa memperbaiki posisinya, tertahan didasar klasemen ISL.

Menit-menit awal pertandingan kedua tim memperagakan permainan terbuka, silih berganti kedua tim saling jual beli serangan. Perseru membuka gol melalui tendangan penalti Seme Patrick pada menit ke-10 akibat “diving” pemain Perseru yang dikawal Rendy Siregar.

3 menit Kemudian Carloz Ozuna membuat skor menjadi 1-1 melalui heading terukurnya proses kemelut didepan gawang. Permainan kembali berjalan menarik dan saling serang.

Oktovianus Maniani mengecoh Ahmad Maulana dan membawa Perseru unggul 2-1 lewat golnya pada menit ke-18 setelah menerima umpan dari Abdi Gusti Wicahyono.

Pada Menit 28 Ansou Toure sukses menjadi algojo penalti dan berhasil merubah skor menjadi 2-2. Penalti terjadi lantaran Yoksan Ama melakukan handball di kotak terlarang.

Pada babak kedua, kedua tim tanpa banyak melakukan perubahan strategi, kedua tim bermain terbuka dan sesekali Persiba juga memberikan perlawanan yang cukup merepotkan barisan pertahanan lawan.

Petaka bagi Persiba Balikpapan, pada menit 73 dengan percobaan tendangan jarak jauh, sebelum bola masuk ke gawang Wawan Hendrawan, bola memantul mengenai kaki Ahmad Maulana dan membuat bola berubah arah dan tak diduga Wawan Hendrawan. Skor menjadi 3-2 untuk tuan rumah Perseru Serui.

Hingga peluit akhir dibunyikan wasit, Persiba tidak mampu membalas ketertinggalan.

 

persibaofficial

 

 
Jelang Lawan Perseru Skuad Beruang Madu Masih Trauma Wasit PDF Print E-mail
Written by straga   
Sunday, 23 February 2014 11:36
Menjelang duel melawan Perseru Serui di Stadion Mandala, Minggu (23/2), dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014, Persiba Balikpapan mengaku masih trauma dengan kinerja perangkat pertandingan.

Hal ini terkait dengan apa yang mereka alami di laga sebelumnya saat menantang Persipura Jayapura. Kubu Beruang Madu menilai telah diperlakukan sangat tidak adil. Sejumlah keputusan kontroversial membuat anak asuh Jaya Hartono itu mengalami trauma.

“Di pertemuan teknik kami minta aparat pertandingan bersikap adil dalam memimpin pertandingan,” kata manajer Faisal Husin

Faisal mengaku jajaran pelatih dan manajemen terus berupaya membangkitkan motivasi para pemain agar mental anak asuh Jaya Hartono itu tidak ambruk. Persiba pun tetap mengusung target meraih kemenangan di tanah Papua.

“Sekarang semua pemain sudah siap, karena kita terus memompa semangat para pemain untuk melupakan pertandingan sebelumnya. Tetap target poin penuh buat melepas kekecewaan laga sebelumnya, karena gagal meraih poin, makanya kita tidak ingin dapat poin,” ujar Faisal.

Ditambahkan, kondisi Fernando Gaston Soler dkk, dalam kondisi prima, dan tidak ada yang cedera, atau pun terkena larangan tampil karena akumulasi kartu.

“Semua pemain fit, dan bisa dimainkan, tidak ada masalah. Kita akan tampil dengan skuat terbaik,” tukasnya. (gk-54)
 
Ahmad Suparman Dipecat Dari ISL PDF Print E-mail
Written by straga   
Thursday, 20 February 2014 20:26

Ketua Komite Wasit, Roberto Rouw, mengaku geram melihat pertandingan Persipura Jayapura kontra Persiba Balikpapan yang dipimpin wasit Ahmad Suparman di stadion Mandala, Kamis (20/2) siang.

Seperti diketahui, wasit Ahmad tampak melakakan beberapa kekeliruan dalam pengambilan keputusan, dan nampak jelas karena laga tersebut disiarkan secara langsung di televisi nasional.

Robert menjelaskan, bahwa pertimbangan untuk mendegradasi wasit Ahmad cukup sulit, dan mencabutnya dari kepemimpinan di Indonesia Super League (ISL) dinilai paling memungkinkan.

“Saya menonton langsung dan benar melakukan kesalahan. Sahingga kami memutuskan untuk mencabut dirinya dari ISL, degradasi ke kompetisi Divisi Utama pun sulit baginya. Kami akan meminta PT Liga Indonesia melakukan hal itu,” ungkap Robert ketika dihubungi wartawan, Kamis (20/2) petang.

Di hari sebelumnya (19/2), Komite Wasit telah menghukum lima wasit yang dinilai bermasalah dalam memimpin, dan hal tersebut sebenarnya diharap Robert jadi warning bagi wasit agar tidak kembali keliru.

"Kita baru saja menghukum wasit kemarin (19/2), seharusnya itu jadi warning bagi yang lain.

Sekedar mengingatkan, keputusan keliru dari wasit Ahmad antara lain adalah hukuman sebatas kartu kuning kepada Dominggus Fakdawer yang memukul Fernando Soler di menit ke-87, dan keputusan menghukum penalti kubu Persiba secara kontroversial di penghujung laga akibat Arifki dianggap handsball, padahal dalam reka ulang mengenai hanya mengenai pinggul. Hasilnya Persiba pun kalah 1-0 dari tuan rumah Persipura.

“Seharusnya diberikan kartu merah (Fakdawer). Kalau begitu, sejak awal kan sudah mengindikasikan ia tidak benar dalam memimpin,” tegas Roberto.

goal

 
Jaya Hartono Sesali Keputusan Wasit PDF Print E-mail
Written by straga   
Thursday, 20 February 2014 20:11

Pelatih dari Persiba Balikpapan Jaya Hartono mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit Ahmad Suparman yang memimpin laga Persipura Jayapura kontra Persiba Balikpapan di stadion Mandala, Jayapura, Kamis (20/2) sore.

Ia menilai laga sebenarnya berlangsung menarik dan bagus, namun keputusan wasit mencederai pertandingan. Termasuk membuat klub berjuluk Beruang Madu tersebut harus dirugikan dengan penalti kontroversial di menit akhir.

Terdapat pula keputusan yang jelas keliru dari sang pengadil, ketika Dominggus Fakdawer memukul Fernando Soler usai menimpa dirinya di menit ke-87. Wasit hanya melayangkan kartu kuning kepada Fakdawer meski jelas memukul Soler.

"Jalannya pertandingan sebenarnya bagus. Namun harus dicederai dengan kepemimpinan wasit yang ngaco. Wasit seperti tidak menerapkan peraturan," papar Jaya Hartono ketika dihubungi wartawan, Kamis (20/2).

"Pemukulan terhadap pemain (Fernando Soler) hanya dapat kartu kuning, yang seharusnya tidak handsball jadi handsball," ungkapnya kecewa.

goal.com

 

 
Persiba Balikpapan Takluk Ditangan AHMAD SUPARMAN PDF Print E-mail
Written by straga   
Thursday, 20 February 2014 17:26

Pertandingan antara Persiba Vs Persipura sebenarnya cukup berimbang, kedua tim saling memberi tekanan. Bahkan tekanan demi tekanan Carloz Ozuna dkk membuat sisi emosional persipura terbakar. Beberapa kali terlihat Persiba harus mendapat tindakan keras brutal dari beberapa pemain tuan rumah. Seperti Fernando Soler yang jelas di pukul dan ditampar oleh Domingus Fakdawer, Aris Alfiansyah yang ditendang dengan sengaja secara brutal oleh Andri Ibo dan Wawan Hendrawan yang dijahili oleh Gerald Pangkali.

Nama terakhir sebenarnya masuk dalam 7 keputusan hukuman komdis PSSI (kutipan dr Ligaindonesia.co.id).

Terkait perilaku yang diberikan wasit kepada Persiba, secara tegas Sekretaris Umum Persiba Irfan Taufik akan membuat laporan tertulis dengan dibantu hasil rekaman pertandingan untuk melaporkan wasit Ahmad Suparman, asst wasit Yan Ardiona dan Edi Permana.

Terkait pertandingan, Persiba kalah dengan kepala tegak karena Persipura yang notabenenya juara bertahan memaksa Persiba harus kalah melalui penalti, setelah penalti didapat pada menit 90+2. Wasit mengklaim Arifki dengan sengaja menyentuh bola dengan tangan didalam kotak 16.

Pertandingan tadi sore merupakan kekalahan pertama yang didapat Persiba. Dengan kekalahan tersebut, Persiba tertahan diposisi 10

 

persibaofficial

 

 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 1 of 426
Copyright © 2014 BALIKPAPANER'S ::: PERSIBA BALIKPAPAN :::. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
 

Advertisement

Featured Links: